4 Kesalahan Fatal Pengiriman Alat Berat yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

4 Kesalahan Fatal Pengiriman Alat Berat yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

Mobilisasi unit kargo bernilai tinggi seperti ekskavator, buldoser, hingga turbin pabrik selalu membawa risiko besar di lapangan. Keterlambatan satu hari saja akibat kendala teknis dapat menghentikan seluruh rantai operasional proyek, memicu pembengkakan anggaran, hingga mengancam keselamatan kerja. Untuk mencegah risiko tersebut, simak 4 kesalahan fatal yang paling sering terjadi, dampaknya di lapangan, serta langkah tepat untuk mengatasinya

 

Kesalahan Fatal Pengiriman Alat Berat

1. Salah Hitung Dimensi dan Berat Muatan

2. Mengabaikan Route Survey dan Perencanaan Jalur

3. Teknik Lashing dan Securing yang Tidak Tepat

4. Minim Perizinan dan Pengawalan Resmi

 

Dampak dan Risiko di Lapangan

1. Kendala Armada dan Jalan

Penggunaan truk penarik yang underpower dapat memicu kegagalan saat melintasi tanjakan. Selain itu, penahanan armada di jembatan timbang sering terjadi akibat melebihi batas muatan sumbu terberat.

2. Hambatan Fisik Jalur

Tanpa survei rute, muatan berisiko tersangkut bentangan kabel listrik, JPO, flyover, atau terjebak di persimpangan jalan yang sempit. Risiko jalan melesak hingga jembatan ambrol juga dapat terjadi jika tonase melebihi kapasitas rute.

3. Kerusakan dan Kecelakaan Kargo

Kegagalan teknik lashing berpotensi membuat muatan bergeser, miring, atau terguling saat armada mengerem mendadak, melewati tikungan tajam, atau dihantam gelombang saat diangkut menggunakan kapal.

4. Sanksi Hukum dan Kemacetan

Tanpa perizinan resmi, perjalanan armada dapat dihentikan paksa oleh pihak berwajib, dikenakan sanksi denda, hingga dapat menyebabkan kemacetan parah di jalan raya.

 

Cara Mencegah Kesalahan Fatal Pengiriman Alat Berat

1. Ukur dan Pilih Armada dengan Tepat

Lakukan penimbangan ulang dan pengukuran fisik secara langsung bersama tim ahli. Di Arpilog, kami akan membantu menganalisis tonase serta dimensi muatan secara presisi untuk menentukan jenis armada khusus yang paling pas, seperti multi-axle trailer, lowbed, atau dropdeck.

2. Pelaksanaan Route Survey Matang

Petakan kondisi jalur pra-keberangkatan untuk mengukur daya dukung jalan, tinggi rintangan atas, hingga radius belokan. Arpilog selalu menjalankan route survey mendalam untuk menentukan jalur alternatif terbaik dan jam operasional melintas yang paling aman.

3. Penerapan Standar Lashing

Hitung kekuatan pengikat berdasarkan standar working load sesuai tonase muatan. Arpilog menerapkan prosedur securing & lashing ketat menggunakan chain tensioner dan webbing sling berkualitas di titik tie-down resmi, lengkap dengan inspeksi berkala di sepanjang perjalanan.

4. Pengurusan Izin dan Pengawalan Resmi

Pastikan dokumen perizinan melintas dari Dinas Perhubungan dan Kepolisian setempat sudah lengkap. Arpilog menangani seluruh legalitas jalan sekaligus menyediakan armada escort resmi untuk mengawal konvoi, membuka jalur, dan memastikan pengiriman berjalan aman hingga tujuan.

 

Sebagai partner yang terpercaya dalam Logistics for Heavy, Oversized & Specialized Cargo, Arpilog berpengalaman mengelola mobilisasi kargo berat untuk Industrial, Construction, & Mining Projects di berbagai wilayah Indonesia. Mulai dari perencanaan route survey, pengurusan perizinan Dinas Perhubungan, penyediaan armada escort, hingga perhitungan lashing berstandar keamanan tinggi, Arpilog memastikan seluruh proses berjalan aman dan tepat waktu.

Butuh partner pengiriman domestik maupun internasional untuk heavy, oversized, & specialized cargo? Diskusikan dengan Arpilog!

Bukan Cuma Soal Jarak, Cuaca Juga Berpengaruh! Bagaimana Cara Menjaga Pengiriman Kargo Proyek Tetap Aman dan Tepat Waktu?
Bukan Cuma Soal Jarak, Cuaca Juga Berpengaruh! Bagaimana Cara Menjaga Pengiriman Kargo Proyek Tetap Aman dan Tepat Waktu?

Bukan Cuma Soal Jarak, Cuaca Juga Berpengaruh! Bagaimana Cara Menjaga Pengiriman Kargo Proyek Tetap Aman dan Tepat Waktu?

Perbedaan Kapal LCT, Ro-Ro, dan Mother Vessel untuk Pengiriman Project Cargo
Perbedaan Kapal LCT, Ro-Ro, dan Mother Vessel untuk Pengiriman Project Cargo

Pernah mendengar istilah kapal LCT, Ro-Ro, atau Mother Vessel, tetapi masih bingung apa bedanya dalam pengiriman project logistics? Baca ini.

5 Alat Tambang Terbesar di Dunia dan Fungsinya Dalam Proyek
5 Alat Tambang Terbesar di Dunia dan Fungsinya Dalam Proyek

Dunia pertambangan skala global beroperasi dalam dimensi serba raksasa. Unit-unit raksasa ini adalah contoh nyata dari oversized overweight cargo

Kenapa Truk Tronton Rodanya Banyak? Ini Alasan Teknis & Aturan Keamanannya!
Kenapa Truk Tronton Rodanya Banyak? Ini Alasan Teknis & Aturan Keamanannya!

Kalau lagi di jalan, kamu pasti lihat truk tronton dengan deretan roda yang banyak banget di bagian belakang. Penasaran kenapa rodanya harus banyak?

Jenis Kendaraan Angkut Alat Berat untuk Pengiriman Overweight Cargo Proyek
Jenis Kendaraan Angkut Alat Berat untuk Pengiriman Overweight Cargo Proyek

Setiap kali proyek konstruksi atau pertambangan dimulai, mobilitas alat berat selalu menjadi tantangan operasional tersendiri karena bobot dan ukuran.

Bawa Truk 80 Ton Tembus Pelosok Nusantara dan Luar Negeri, Gimana Caranya?
Bawa Truk 80 Ton Tembus Pelosok Nusantara dan Luar Negeri, Gimana Caranya?

Kalau untuk kirim paket harian atau barang kecil, kamu mungkin sudah terbiasa dengan prosesnya yang serba praktis.Bagaimana jika barang super besar?

Need Inquiry? Chat with us
logo attproject

PT. Andalan Rantai Pasok Indonesia known as ARPIlog is Supply Chain Provider who offers flexible solutions, value-adding and integrated supply chain needs in response to changing market conditions.

ISO 14001 ISO 45001 ISO 9001

Head Quarter

Taman Palem Lestari Blok U,
No. 5 - 6, Cengkareng, Jakarta Barat

021-559-100-99

021-299-830-23